Farewell..
surat kemarin sampai?
kenapa ada lanjutannya ?
hmm, tidak..
tidak juga tepatnya..
sedikit informasi, bahwa..
sehari pasca mem publish..
"Surat yang Tak akan Pernah Sampai"
aku men screenshoot bagian kepala surat,
untuk kemudian dijadikan status.
status yg hanya bisa dilihat olehnya..
tapi, tak ada niatan atau
maksud tertentu dengan postingan tersebut.
terlebih, berharap dilihat dan dikomentari olehnya..
kenapa begitu ?
karena aku..
aku tak pernah lagi berkomunikasi dengannya..
tapi, aku SALAH!
sungguh, aku tidak tahu..
dia online..
kurang dari semenit, dia membalas "bye 👋"
lalu, pada pukul 21.30 dia mem posting status,
perjalanannya yang entah kemana..
dibubuhi caption "bye"
tidak cukup disitu,
terakhir, ditengah malam ia muncul dan
mengomentari status dinomorku yang lain..
nomor yang tak pernah ia sapa sebelumnya..
dan mengirimi aku ini..
ia pamit..
kenapa ada lanjutannya ?
hmm, tidak..
tidak juga tepatnya..
sedikit informasi, bahwa..
sehari pasca mem publish..
"Surat yang Tak akan Pernah Sampai"
aku men screenshoot bagian kepala surat,
untuk kemudian dijadikan status.
status yg hanya bisa dilihat olehnya..
tapi, tak ada niatan atau
maksud tertentu dengan postingan tersebut.
terlebih, berharap dilihat dan dikomentari olehnya..
kenapa begitu ?
karena aku..
- tak pernah tahu kapan dia online (terutama sejak 4 bulan belakangan)
- tak pula tahu bahwa acc whatsapp tersebut,
masih available aktif/tidak (dan tak mau tahu juga)..
aku tak pernah lagi berkomunikasi dengannya..
tapi, aku SALAH!
sungguh, aku tidak tahu..
dia online..
kurang dari semenit, dia membalas "bye 👋"
lalu, pada pukul 21.30 dia mem posting status,
perjalanannya yang entah kemana..
dibubuhi caption "bye"
tidak cukup disitu,
terakhir, ditengah malam ia muncul dan
mengomentari status dinomorku yang lain..
nomor yang tak pernah ia sapa sebelumnya..
dan mengirimi aku ini..
ini betul-betul jadi pesan terakhirnya..
ia pamit..
pamit dari kehidupan ku,
selamanya..
tak ada lagi yang bisa aku katakan..
atau ingin sampaikan padanya..
tepatnya, aku tak tahu harus bagaimana..
mengekspresikan..
mengapresiasi, dan
merefleksikan kata-katanya..
bahkan tak lagi ingin tahu apa alasannya..
aku hanya diam..
dan tiba-tiba terbersit pada quotes ini..
quotes yang pernah ia kirimkan..
dibulan mei, 2019..
kini benar jadi kenyataan..
quotes ini tak lagi,
menjadi tameng bagimu, dan
jadi doping bagiku..
kamu pergi..
meninggalkan kenangan..
menyisahkan lebam,
yang hampir 4 bulan belakangan
tak kunjung mereda..
disisi lain, aku tak lagi punya alasan,
meminta kamu bertahan dan menetap..
karena kamu sudah tak ingin bertahan..
tak pula memiliki keberanian,
memintamu pergi..
karena kenyataannya, kamu sudah lama pergi..
ini keputusanmu..
aku menghargainya..
pergilah..
aku berhenti berharap..
hanya, bolehkah aku senang ?
sekali ini saja..
akhirnya,
ada rasa "saling" diantara aku dan kamu..
aku tak lagi nelangsa sepihak..
meski "saling" diantara aku dan kamu ini,
berujung pada "perpisahan".
tak apa, biarlah..
2019 adalah sebuah cerita..
selamanya..
tak ada lagi yang bisa aku katakan..
atau ingin sampaikan padanya..
tepatnya, aku tak tahu harus bagaimana..
mengekspresikan..
mengapresiasi, dan
merefleksikan kata-katanya..
bahkan tak lagi ingin tahu apa alasannya..
aku hanya diam..
dan tiba-tiba terbersit pada quotes ini..
quotes yang pernah ia kirimkan..
dibulan mei, 2019..
quotes ini "dulu" jadi ketakutkan..
"Ketika seseorang ingin pergi, maka jangankan 10 alasan, punya 100 alasan baik untuk tetap tinggal pun, dia tetap pergi.
Tetapi ketika seseorang memutuskan ingin bertahan, maka jangankan 100 atau 10 alasan, bahkan ketika dia tidak punya alasan lagi--hanya tersisa harapan dan keyakinan, dia akan tetap bertahan".
Tere Liye__
kini benar jadi kenyataan..
quotes ini tak lagi,
menjadi tameng bagimu, dan
jadi doping bagiku..
kamu pergi..
meninggalkan kenangan..
menyisahkan lebam,
yang hampir 4 bulan belakangan
tak kunjung mereda..
disisi lain, aku tak lagi punya alasan,
meminta kamu bertahan dan menetap..
karena kamu sudah tak ingin bertahan..
tak pula memiliki keberanian,
memintamu pergi..
karena kenyataannya, kamu sudah lama pergi..
ini keputusanmu..
aku menghargainya..
pergilah..
aku berhenti berharap..
hanya, bolehkah aku senang ?
sekali ini saja..
akhirnya,
ada rasa "saling" diantara aku dan kamu..
"saling pamit".
meski "saling" diantara aku dan kamu ini,
berujung pada "perpisahan".
tak apa, biarlah..
2019 adalah sebuah cerita..
yang kini tinggal cerita..
pernah ada "aku dan kamu" didalamnya..
pernah ada "aku dan kamu" didalamnya..
yang membuatku belajar banyak hal..
sekarang..
mari tutup buku,
buka lembaran baru,
menulis cerita indah pada kehidupan masing-masing..
dari aku..
17 M3 2K19
sekarang..
mari tutup buku,
buka lembaran baru,
menulis cerita indah pada kehidupan masing-masing..
dari aku..
17 M3 2K19

Komentar
Posting Komentar